Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2011

Pantai Bulurejo



Pantai yang paling indah di antara pantai selatan yang ada di Lumajang. Terlebih saat matahari terbit, panorama di pantai Bulurejo akan menjadi kenangan tak terlupakan sepanjang waktu. Karena pemandangan saat fajar inilah menjadi daya tarik andalan selain Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pemandangan matahari terbit tampak begitu eksotik dengan kehadiran nelayan yang akan berangkat menuju ke laut lepas untuk berlayar mencari ikan. Bahkan pemandangan gunung Semeru tampak lebih indah dengan deretan bukit-bukit berkabut tipis di sekelilingnya.

Pantai ini merupakan titik pantai terakhir pada perbatasan selatan dengan kabupaten Malang. Karena di sebelah selatan, tepatnya dipisahkan oleh kali Glidik, sudah masuk wilayah Malang. Dan pantai ini memang benar-benar indah karena garis pantai yang panjang melenglung dari sisi timur hingga ke selatan.

Pemandangan unik selain momen matahari terbit adalah perjuangan para nelayan yang akan pergi melaut. Karena ombak di sini dikenal sangat besar sehingga aktifitas nelayan tersebut menjadi pemandangan yang langka. Mereka sekuat tenaga melawan ombak agar bisa menembusnya sehingga mampu menuju ke tengah laut untuk menangkap ikan.

Di pantai Bulurejo ini, kita juga bisa menjumpai anjing khas Tempursari yang biasanya dipelihara oleh masyarakt sekitar. Apalagi kita bisa melihat langsung aktifitas penduduk setempat yang sebagian besar berprofesi menjadi nelayan. Terlebih keunikan karakter penduduk setempat di pagi hari, terutama anak-anak nelayan tersebut.

Lokasi: Lumajang bagian Selatan, desa Bulurejo, kec. Tempursari

Pantai Watu Gedeg


Pantai Watu Gedeg merupakan pantai yang mempunyai kawasan garis pantai yang sangat panjang. Memanjang seperti bebukitan yang menjadi latarnya. Bukit inilah yang disebut dengan watu gedeg (baca: gedek, dalam bahasa Jawa: dinding dari bambu). Bukit tersebut sangat tinggi dan lebar. Terlebih banyak bebatuan cadas yang menghiasi sekelilingnya.

Jarak antara bibir pantai dan Watu Gedeg tidaklah jauh, hanya sekitar 50 meter. Ombak di pantai ini cukup besar karena panjangnya garis pantai. Namun, bibir pantai terlihat mendatar tidak terlalu terjal. Pada musim tertentu banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun luar kota. 

Bukit bebatuan yang menjadi latarnya biasanya digunakan untuk tempat berteduh. Beragam ukuran batu tampak di sini. Apalagi terdapat gua-gua kecil yang dapat dijadikan tempat berteduh karena cuaca panas pantai.

Di samping bukit batu terdapat danau payau yang biasa digunakan untuk memancing. Danau tersebut cukup luas dengan pemandangan yang eksotik. Apalagi di sekeliling danau terdapat tanaman pandan laut sehingga banyak pilihan untuk titik memancing.

Lokasi: Lumajang bagian Selatan, desa Godeg kec. Tempursari

Kampung Buaya



Objek wisata ini memang terdengar baru. Karena dari namanya saja sudah kelihatan sangar. Namun, jangan salah sangka, objek wisata ini bukan menawarkan keganasan buaya. Melainkan menawarkan keindahan panorama danau payau dengan gubuk khas nelayan pantai. Bahkan kita bisa mendayung sampan di antara gubuk-gubuk itu.

Nama kampung buaya diambil karena konon dulu di sini digunakan untuk penangkaran buaya. Maka jangan heran jika ke sana kita akan melihat pandan laut yang tinggi dan beberapa pohon aren yang menjadi latar gubuk-gubuk tad sebagai tempat persembunyian buata. Jadi, kita tak perlu takut lagi untuk berwisata ke Kampung Buaya ini karena memang kawasannya sangat ramah. Terlebih kita dapat melakukan aktifitas memancing di sana.

Keunikan lainnya adalah terdapat lapangan yang cukup luas, bisa dimanfaatkan untuk berkemah di kawasan tersebut. Apalagi pada pintu gerbang terdapat deretan pohon-pohon hijau yang tertata rapi.

Lokasi Kampung Buaya tak jauh dari pantai Tlepuk, tepatnya berada di sisi barat pantai tersebut. Cukup mudah menemukan objek wisata ini karena lokasi berada di pinggir jalan akses menuju ke Tempursari.

Lokasi: Lumajang bagian Selatan, desa Tlepuk kec. Pasirian

Minggu, 10 April 2011

Pantai Parupa



Salah satu pantai yang masih satu kawasan pantai selatan. Pantai Parupa lebih dikenal dengan lapangan tembaknya, karena di sini dekat dengan kawasan militer yang biasanya digunakan untuk latihan. Terutama untuk latihan tempur dan teknik militer yang lain.

Segaris pantai dengan pantai Paseban dan Wotgalih, pantai ini memiliki keindahan yang unik. Salah satunya adalah padang rumput khas pantai yang sangat hijau dan luas. Tak heran jika padang rumput ini selalu digunakan untuk tempa fisik bagi kalangan militer maupun masyarakat sekitar.

Selain itu, pada area pantai ini juga terdapat dua menara pantau yang biasa digunakan ketika latihan militer. Namun, kita pun bisa menaikinya sehingga dapat melihat garis pantai yang begitu panjang dan pemandangan bebukitan di sisi barat. Sungguh panorama yang sangat indah. Apalagi, banyak burung walet yang beterbangan di sekitar menara.

Berbeda dengan pantai sebelahnya yang terlihat mendatar, di pantai Parupa bibir pantai agak terjak karena ombak di kawasan ini sangat besar sehingga pasir bibir pantai tergerus ombak tersebut. Namun, tak perlu khawatir karena masih aman. Bahkan uniknya, kita bisa bermain kejar-kejaran dengan kepiting laut.

Lokasi: Lumajang bagian Selatan, desa Jati Mulyo kec. Kunir

Pantai Wotgalih



Pantai ini merupakan pantai utama yang dimiliki oleh masyarakat Yosowilangun. Karena pantai Wotgalih menjadi objek wisata bahari andalan bagi masyarakat wilayah Timur Lumajang. Pada musim liburan tertentu, pantai ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Untuk menuju ke pantai ini tidaklah susah. Dengan gerbang berciri khas jembatan bambu dan tanaman air, maka kita dengan mudah menjelajah alam di sana. Sebelum masuk jembatan, kita akan menemukan jalan bebatuan yang disusun dari batu-batu kapur, cukup luas.

Pada bibir pantai, kita akan disuguhi pemandangan yang luar biasa indah. Karena pasir di sini sangat halus, bersih dan hitam. Bahkan dikenal dengan pasir besi yang mengandung mineral tambang bermutu tinggi.

Ombak di pantai Wotgalih juga sangat menakjubkan. Bahkan ombak di sini dikenal dengan ombak berlapis karena gulungan ombak seakan-akan berkejaran untuk saling mendahului. Warna air lautnya pun sangat eksotik dengan bibir pantai yang mendatar. Selain keindahan pantai, kita juga bisa melakukan aktifitas memancing di sungai payau dekat jembatan bambu.

Lokasi: Lumajang bagian Timut, desa Wotgalih kec. Yosowilangun

Pantai Paseban

 

Berbatasan dengan kabupaten Jember, pantai ini tak kehilangan keindahannya. Dengan delta sungai sebagai gerbang masuk, sungguh membuat pantai Paseban lebih menarik. Bahkan sebelum ke bibir pantai juga terdapat tambak udang yang dikelola oleh masyarakat sekitar.

Pemandangan lain yang dapat dijumpai adalah deretan perahu nelayan yang sengaja di parkir di bibir muara sungai titik akhir menuju laut. Biasanya perahu tersebut digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan di laut. Bunga-bunga khas pantai yang berpasir juga menghiasi setiap langkah. Seperti bunga bulu babi (masyarakat sekitar menyebutnya kretek), ataupun yang mirip bunga bakung yang berwarna ungu kebiruan. Bahkan enceng gondok berbunga indah di tepi delta sungai.

Pantai ini juga dikenal dengan sebutan pantai Maleman karena memang lokasinya di desa Maleman, sementara sebutan Paseban lebih mengarah kepada sebutan untuk pantai sebelahnya yang dimiliki oleh Jember.

Salah satu keandalan objek wisata bahari ini adalah ombak pantainya yang sangat besar. Sehingga sangar potensial sekali digunakan untuk kegiatan selancar. Bahkan pemandangan burung pantai terlihat jelas di sini dengan keunikan mereka mengambil busa air laut di tepi pantai.

Lokasi: Lumajang bagian Timur, desa Maleman kec. Yosowilangun