Kabar yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul juga. Pucuk dicinta ulam tiba, begitulah ungkapan yang tepat untuk yang satu ini. Setelah lama ngendon di meja birokrasi pemkab, akhirnya kami mendapatkan info pemenang Gerak Jalan Tradisional Candipuro - Lumajang (Candil) II tahun 2012. Ini nih pemenangnya...
Tampilkan postingan dengan label Cangkruk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cangkruk. Tampilkan semua postingan
Selasa, 08 Januari 2013
Senin, 31 Desember 2012
Happy New Year 2.0.1.3
Banyak yang bilang, akhir tahun harus dirayakan suka-suka euforia. Namun, kebanyakan mereka lupa bahwa akhir tahun sebenarnya adalah anti klimaks dari pencapaian perjalanan hidup dalam sisa usia seseorang. Tentunya, harus direfleksikan dengan hasil-hasil yang menggembirakan, bukan malah merusaknya dengan hal-hal "mengerikan".
Memang, tak sedikit orang hiruk pikuk menyambut tahun baru dengan antusias. Mulai dari tua hingga anak ABG pun riuh di jalanan. Suara lengkingan klakson sepeda motor tak mau kalah dengan bunyi terompet yang secara umur untuk usia anak-anak. Malam pergantian tak harus dirayakan secara "wah" dan "spektakuler". Seperti pilihan bagi sebagian orang, mereka lebih suka menghabiskan waktu di rumah menonton TV yang itu-itu saja acaranya.
Bagi kami, tahun 2013 adalah tahun harapan. Harapan untuk mengembangkan Singgah Lumajang lebih dari semula lahir yang tahun ini berusia 2 tahun. Harapan terus untuk mengenalkan Lumajang ke berbagai penjuru di bumi tercinta ini. Harapan kami untuk selalu berkarya dan berkarya demi menghasilkan karya yang mengilhami banyak orang.
Tapi, bukan berarti kami tak mempunyai resolusi di tahun harapan ini. Resolusinya cukup sederhana, LUMAJANG AKAN KAMI BUAT LEBIH BERWARNA DAN BERMAKNA DENGAN KARYA KAMI. Intinya, kami takkan berhenti untuk terus mempromosikan Lumajang tercinta ini.
Selamat datang tahun 2013, lupakan kiamat 2012. Mari songsong era penuh perubahan!
Selasa, 20 November 2012
Semeru @ Film 5 cm
Desember benar-benar menjadi bulan penuh kejutan bagi Kabupaten Lumajang. Pasalnya, selain punya gawe besar yakni perayaan HARJALU (Hari Jadi Lumajang) yang ke-757. Pada bulan tersebut juga dirilis dan ditayangkan secara serentak sebuah film tentang Semeru di bioskop-bioskop.
Judul film: 5 cm. | Sutradara: Rizal Mantovani | Pemain: Fedi Nuril, Herjunot Ali, Igor Saykoji, Denny Sumargo, Raline Shah, Pevita Pearce | Adaptasi novel: Donny Dirghantoro | Produksi: Soraya Intercine Films
Berikut cuplikan adegan yang berhasil kami ambil dari video trailer di akun Youtube resminya.
Senin, 20 Agustus 2012
Selasa, 10 April 2012
Catatan: 1st Anniversary TSL (2 - habis)
Konsisten dan konsisten. Itulah motto kami untuk saat ini,
atau bahkan selamanya. Sedikit membahas tentang ulasan catatan ulang tahun Tim Singgah
Lumajang ke-1, kami mencoba untuk tetap
konsisten dengan segala kepercayaan dan keyakinan. Kalau pada catatan
sebelumnya, kami mengulas tentang perkembangan “angka” dan tampilan, kali ini lebih
pada “era kebangkitan”.
Teman, kami tentu tak lupa akan jasa para pendahulu kami
yang pernah kami sebutkan bahwa di Tim Singgah Lumajang (TSL) anggotanya tambal
sulam. Namun, itulah kenyataan yang harus kami hadapi dan nyatanya hukum
rimbalah yang menjawab.
Masih ingat, ketika kami harus sempoyongan karena perbedaan
pendapat. Dan tentunya masih ingat dengan cibiran orang-orang yang saat itu menganggap kami sebagai komunitas bau kencur, namun sekarang kami paham bahwa
semua itu membuat TSL lebih dewasa dalam menyikapi. Terima kasih atas kritikan
dan “ancaman” dari Kalian semua yang selama ini menyindir kami.
![]() |
| Postingan pertama kami tertanggal 10 April 2011 tentang Pantai Paseban |
Teman, dalam postingan kali ini kami takkan panjang lebar
mengulas TSL lebih banyak tapi hanya ingin menyampaikan bahwa yang Kamu baca
saat ini adalah kaledioskop kami setahun yang lalu. Masih ingat ketika awal
merintis kembali kami harus memutuskan untuk menggunakan blogspot.com dibanding
.com saja. Alasannya sederhana, kami ingin minimalis dan tak mau ribet.
Buktinya, alhamdulillah hingga saat ini masih bisa kalian
nikmati sajian kami di webbog tercinta ini. Alhasil, kami pun bangga dan tak
berpuas diri dengan raihan tersebut. Kami masih harus terus berusaha dan
berusaha untuk menampilkan yang terbaik.
Terakhir, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh
pembaca dan penikmat sajian kami. Kami cinta Kalian semua. Dan doakan agar kami
tetap konsisten untuk terus mempromosikan wisata dan kabar baik Lumajang. Matur
suwun...
Minggu, 22 Januari 2012
Semeru @Ekspedisi Cincin Api Kompas
Teman, ada kabar baru nih dari jagat online. Hal baru tersebut dipersembahkan oleh Kompas. Meski sudah lama diluncurkan, namun tidak ada salahnya kami mencoba mengulas sedikit di sini. Apalagi telah memuat tentang gunung Semeru kebanggaan masyarakat Lumajang.
Kompas telah melakukan liputan mendalam mengenai kegunungapian di Indonesia. Salah satunya adalah gunung Semeru. Bah, sunggguh ciamik liputannya dengan kolaborasi antara 3 media yakni Kompas cetak, Kompas.com dan Kompas TV.
Seperti di lamannya, tim tersebut terdiri dari wartawan, ahli geologi, arkeologi,
botani serta antropologi. Ekspedisi dilakukan selama satu tahun. Liputannya akan
ditayangkan mulai tanggal 14 September di Harian KOMPAS, KOMPASTV dan
KOMPAS.com. Sejak Juni 2011, tim ekspedisi melakukan perjalanan secara
bertahap ke sejumlah kawasan gunung berapi dan patahan yang masuk dalam
zona cincin api (ring of fire) di Indonesia.
Salah satu yang menarik perhatian kami adalah foto 3D dari hasil liputan tersebut yang disuguhkan secara apik di Ekspedisi Cincin Api. Foto tersebut dapat diputar 360 derajat. Edian! Sungguh seperti berada di tempat aslinya. Bahkan sudah sekitar 1 minggu ini Kompas telah memasang banner mengenai Ekspedisi ke gunung Semeru di lamannya. Silakan cek gambar berikut ini.
Semoga dengan banyaknya pemberitaan tentang destinasi di Lumajang, maka wisata di kota tercinta ini semakin dikenal banyak orang. Amin.
Jumat, 09 Desember 2011
Ranu Kumbolo @Kopi Kapal Api
Dahsyat! Keren! Kata itu kami ucapkan ketika kami merasa kagum sekaligus bangga karena Ranu Kumbolo masuk di salah satu scene iklan Kopi Kapal Api versi Secangkir Semangat untuk Indonesia. Meski sekilas namun penggambaran Ranu Kumbolo cukup jelas.
Berikut kami tampilkan link dari YouTube. Cek bagian pembukanya dan bandingkan dengan gambar Ranu Kumbolo di atas yang kami potret setahun yang lalu.
Bangga, Rek, Lumajang punya Ranu Kumbolo! Terima kasih Kopi Kapal Api.
Sabtu, 26 November 2011
Agenda HARJALU 756
![]() |
| Klik gambar untuk memperjelas! |
Wah...tak sabar rasanya menunggu momen-momen HARJALU 756. Pada tahun 2011 ini, rangkaian HARJALU lebih variatif daripada tahun lalu. Karena secara langsung pemkab Lumajang ingin perayaannya lebih gebyar. Terbukti, sesuai rilis agenda resminya di website pemkab, banyak kegiatan untuk memeriahkan HARJALU ini. Nah, biar tidak bingung harus mencari ke mana info tersebut, terlebih harus rela mantengin baliho yang biasanya diletakkan di alun-alun kota, kami sengaja merilis ulang untuk warga Lumajang semuanya.
Jika kurang jelas, bisa dilihat langsung di list AGENDA (sidebar kiri) atau langsung meluncur ke website resmi pemkab Lumajang. Monggo warga Lumajang, kita sukseskan dan meriahkan acara tahunan ini!
Selasa, 22 November 2011
Inspirasi & Prediksi LOSS Carnivals 2011
Sebenarnya, kami lebih suka menggunakan istilah LOST Carnivals daripada versi aslinya. Namun, intinya sama yakni ingin memajukan Lumajang dan memberikan wadah kreatifitas bagi kawula muda. Acara besar yang digadang-gadang mampu mengalahkan JFC ini merupakan acara perdana. Sudah pasti, banyak kritikan, saran, hambatan hingga perjuangan yang berliku. Namun, tak usah putus asa karena sekarang kita sebagai warga Lumajang harus bisa menyukseskan acara tersebut. Bisa tidak bisa, mau tidak mau, kita harus terlibat di dalamnya. Karena kita sebagai tuan rumah tentunya harus optimis bahwa acara tersebut sukses. Apalagi, efek dari acara ini dapat dirasakan oleh warga Lumajang secara keseluruhan (efek bola salju).
Nah, untuk menyukseskan acara tersebut, kami coba memberikan inspirasi dan prediksi mengenai karnaval perdana itu:
Jumat, 18 November 2011
LOSS atau LOST Carnivals?
Lumajang memang penuh dengan sejuta pesona, bahkan bisa ditemui di lingkup birokrasi. Ya, birokrasi telah memberikan ruang kreasi bagi kami untuk hibernasi. Sejak tahun 2010, kami pernah mengajukan berbagai event kreatif untuk Lumajang namun pihak-pihak terkait masih enggan memberikan jawaban memuaskan bahkan menolak! Akhirnya, kami pun jalan sendiri.
Masih ingat kenangan kami ketika Kantor Pariwisata, Seni dan Budaya mengubungi TSL. Kami pikir, pintu terbuka kembali untuk bersinergi namun ternyata hanya meminta ijin penggunaan logo HARJALU 755 yang kami buat untuk dijadikan suvenir ketika Festival Kesenian Kawasan Selatan (FKKS) sekaligus rangkaian acara resmi HARJALU 755. Kami sebenarnya tak mempermasalahkan siapa yang memakai dan itu gratis, tapi kalau sudah menyangkut komersil alias bisnis, mohon maaf, berikan hak kami yaitu royalti. Akhirnya, pihak Kaparsebud menarik diri. Itulah yang terjadi satu tahun yang lalu.
![]() |
| [kanan-kiri]: logo HARJALU 755, logo FS2010 dan logo Kado untuk Lumajang |
![]() |
| [kanan-kiri]: eksekusi poster FKKS2010 versi TSL dan FS2010 |
Memori akan peristiwa tersebut muncul kembali ketika kami melihat rangkaian kegiatan HARJALU 756. Perhatian kami tertuju kepada LOSS (Lumajang On the Street and Stage) Carnivals. Hal serupa pernah kami rencanakan yakni Festival Maskot, Festival Pisang Lumajang, Festival Semeru, Festival Hujan dan Kado untuk Lumajang. Namun agenda tersebut yang berjalan hanya Festival Semeru (dilaksanakan oleh teman-teman PAS Senduro). Sementara Kado untuk Lumajang telah jelas ditolak mentah-mentah oleh bagian birokrasi Pemda. Sedangkan yang lainnya masih tutup agenda untuk sementara.
LOSS Carnivals, bukan acara kecil atau hanya isapan jempol. Bahkan acara ini digadang-gadang mampu menandingi Jember Fashion Carnival (JFC) yang lebih dulu populer dan telah mempengaruhi acara serupa di Indonesia. Antara lain; Solo Batik Carnival, Batu Flowers Carnival, Probolinggo Botanical Carnival, Pandaan Festival, Kediri Fashion Carnival, Malang Flowers Carnival dan terakhir Banyuwangi Ethnic Carnival. Padahal, konsep JFC konon ingin mengalihkan Karnaval Tradisional Lumajang yang pada zamannya mampu menyedot perhatian masyarakat kabupaten tetangga. Namun, lagi-lagi masalah birokrasi sehingga karnaval tersebut mati suri.
![]() |
| klik gambar untuk memperjelas! |
Ada yang lolos sensor dari LOSS Carnivals, apa itu? Tidakkah Kamu tahu dan teliti? Kata LOSS sendiri telah mencederai makna karnaval itu sendiri. Jika Kamu lihat di kamus atawa paling cepat via google translate, silakan cek makna tersebut. Ya, artinya "kerugian" yang berarti karnaval yang merugikan. Sudah tentu harapannya karnaval ini tak merugikan bahkan harus menguntungkan. Oleh karena itu, kami memberikan alternatif tittle event dengan nama LOST Carnivals yang bermakna karnaval yang hilang. Makna ini lebih mengena karena ingin mengembalikan pamor karnaval Lumajang yang dulu berjaya di jamannya. Perbedaannya hanya tipis, namun harus pintar-pintar menyiasati. Lumajang On the Street and Stage, resminya dari penyelenggara disinggkat LOSS (diambil dari huruf depan), sementara kami menyajikan LOST ("ST" diambil dari kata STreet dan STage).
Terakhir, hal ini pun berpengaruh terhadap eksekusi promo. Terutama poster kegiatan, silakan cek, bandingkan dan bedakan! Bisakah Kamu menilai mana skala lokal maupun nasional? Namun, apapun itu harus dihargai untuk kemajuan Lumajang. Ayo, Rek sing kreatif!
Hari Jadi Lumajang Ke-756
![]() |
| Logo format JPEG (cmyk). Klik gambar untuk download! |
Apa kabar, Teman? Wah...lama ya kami tak memposting kabar baru. Mohon maaf ya, karena kami masih disibukkan dengan renovasi basecamp a.k.a. Omah Singgah. Memang sih tak banyak berubah, namun lebih rapi dan asyik.
Kali ini, kami ingin berbagi dengan Kamu semua. Apa itu? Ya, sesuai dengan agenda kami yang setiap tahunnya membuatkan logo HARJALU untuk Lumajang tercinta ini. Logo HARJALU kali ini menitikberatkan pada aspek lingkungan. Kenapa? Karena kami mendedikasikan logo ini juga untuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Maka, jangan heran kalau logonya didominasi warna hijau. Apalagi, saat ini Lumajang sedang gencar untuk menanam sejuta pohon demi Lumajang yang bersih, sejuk dan indah.
Logo ini sekaligus menjadi studi kasus bagi kami dengan logo HARJALU resmi dari pemkab Lumajang.
Logo yang kami buat bermakna sederhana yakni mencita-citakan Lumajang yang hijau dan sejuk, mengenalkan batik Lumajang serta rangkaian kegiatan HARJALU yang super meriah nan kreatif. Berbanding terbalik dengan logo dari pemkab yang menonjolkan sisi "Jaran Kencak" yang dipromosikan sebagai kesenian khas Lumajang karena sebelumnya sempat kecolongan Tari Glipang yang diakui Probolinggo.
Bahkan (mohon maaf bagi si pembuatnya), gambar kuda sepertinya sengaja asal comot sehingga terkesan asal-asalan. Seharusnya, kalau ingin membuat event bernuansa Jaran Kencak maka harus menjadi bagian dari agenda HARJALU, bukan malah yang ditonjolkan. Karena, di kegiatan HARJALU ini kabarnya akan ada JFC ala Lumajang yakni LOSS Carnival (Lumajang On the Street and Stage). Berarti sangat tidak cocok dengan kegiatan-kegiatan sebagai rangkaian HARJALU ini. Kami beri contoh untuk logo event bernuansa Jaran Kencak.
Jadi, Kamu sebagai warga Lumajang tentunya bisa menilai sendiri dari kedua logo HARJALU tersebut meski filosofinya berbeda.
Selasa, 25 Oktober 2011
Anugerah Wisata Jatim 2011
![]() |
| Hasil di bawah ini bila ada kesalahan, mohon segera konfirmasi ke kami. |
Sebuah ajang penghargaan untuk kemajuan dunia pariwisata di Jawa Timur. Acara tersebut digagas oleh JTV sebagai televisi jaringan dari Jawa Pos Group.
Berikut penerima penghargaan untuk pelaku wisata:
- Kategori Hotel : Hotel Kusuma Agro, Batu
- Kategori Restoran : Restoran Sri, Pasuruan
- Kategori Individu : Saudara Juwana (pemandu wisata khusus bahasa Perancis)
Dan berikut 10 penghargaan untuk kota/ kabupaten yang berkomitmen dan peduli terhadap wisata:
- Kota Batu
- Kota Surabaya
- Kota Probolinggo
- Kota Blitar
- Kabupaten Banyuwangi
- Kota Kediri
- Kabupaten Trenggalek
- Kota Malang
- Kabupaten Sampang
- Kabupaten Pacitan
Sedangkan Anugerah Wisata Budaya diberikan kepada Kampung Jaloe, Gresik dengan komunitasnya mataseger (Masyarakat Pecinta Sejarah dan Budaya Gresik).
Namun sayang seribu sayang, wisata kabupaten Lumajang belum bisa bersaing dengan kota/ kabupaten lain di Jawa Timur. Menurut Anda?
Kamis, 20 Oktober 2011
Catatan: 1st Anniversary TSL (1)
Alhamdulillah, Tim Singgah Lumajang (TSL) masih tetap konsisten dengan tujuannya hingga saat ini. Sudah selama setahun kami harus bisa berjibaku dan harus jatuh bangun untuk mempromosikan dan memajukan Lumajang sesuai dengan bidang yang kami kuasai.
Sejak terhitung 1 Oktober 2010, Tim Singgah Lumajang (TSL) terbentuk hingga saat ini keadaan jauh lebih baik meski di sisi lain kami harus kehilangan apa yang pernah kami miliki sebelumnya (akan kami ulas pada segmen yang lain).
Dalam perjalanannya, kami harus tambal sulam. Jujur, kadangkala kami terkena virus malas, namun sesuai dengan target dan tujuan kami harus segera menepis dan bangkit kembali. Berikut beberapa hal yang bisa kami bagi untuk para pembaca:
Tampilan webblog yang baru
Perubahan tampilan dari waktu ke waktu terus kami lakukan agar webblog ini semakin dicintai oleh pembacanya. Perwajahan dan tata letak yang didesain minimalis tapi terlihat ciamik pun coba kami suguhkan.
Penambahan gimmick yang unik
Sejak ulang tahunnya TSL yang pertama, kami mencoba menyuguhkan bentuk promo dengan cara yang berbeda. Dengan hadirnya gimmick dalam bentuk gambar kreatif baik berformat JPEG maupun GIF, diharapkan mampu melecutkan semangat dan kecintaan kepada Lumajang ini.
Status pembaca dan follower
Untuk hal ini, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pembaca dan follower baik di webblog maupun facebook. Karena hingga saat ini kami mencatat hasil yang luar biasa. Sejak diluncurkannya, pengikut webblog ini tercatat 5 blogger sedangkan di Page tercatat 100 facebooker (dengan inisiatif Like sendiri, bukan dicomot untuk diikutkan). Bahkan dalam rentang waktu Juli - Oktober 2011, jumlah pengunjung sungguh fantastis dengan catatan Juli (1000) dan Oktober (6500) Sekali lagi kami ucapkan terima kasih, harapan kami semoga webblog ini semakin dikenal banyak orang dan disukai.
Mohon dukungannya, Teman. Semoga kami tetap konsisten untuk terus mempromosikan dan memajukan Lumajang.
Senin, 17 Oktober 2011
Ayo Pilih Komodo!
Teman, kali ini Tim Singgah Lumajang (TSL) berbagi dukungan untuk menyukseskan kampanye VOTE KOMODO agar menjadi 7 keajaiban dunia. Caranya gampang banget:
- Siapkan HP-mu dan mulailah ketik KOMODO
- Kirim ke 9818 (Rp 1/ SMS atau beberapa operator seluler menggratiskannya)
- Tunggu balasan dari 9818 yang berbunyi: Terima kasih! Terus beri dukungan, pastikan KOMODO menang 7 Keajaiban Dunia dan nama Anda tercatat di Monumen Komodo. Kunjungi: www.pilihkomodo.com
Mengingat sangat pentingnya kampanye ini, kami mengajak Kamu untuk menyebarluaskan program pemerintah ini. Voting akan ditutup 11 November 2011. Ayo kirim sebanyak-banyaknya sekarang juga!
Selasa, 10 Mei 2011
Alert!
![]() |
| sumber foto: www.avgustin.net |
Woro-woro, Cak!
Satu emas tergali lagi di tanah kelahiran kita, Lumajang. Asli arek Lumajang yang sudah melanglang buana menjelajah dunia (Asia Tengah). Nantikan liputan eksklusif kami dengan Agustinus Wibowo, sang penulis buku "Selimut Debu" dan "Garis Batas".
Tunggu tanggal mainnya, ya...
Terima kasih
Rabu, 04 Mei 2011
Langganan:
Postingan (Atom)

























