Senin, 17 Desember 2012

Marching Band GSGJ Taruna AAL Surabaya


Puncak perayaan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) yang ke-757 dimeriahkan oleh atraksi Marching Band Genderang Suling Gita Jala Taruna TNI AAL Surabaya. Marching band ini didatangkan khusus untuk menghibur masyarakat Lumajang yang saat itu hadir di alun-alun dan sepanjang jalan PB Sudirman hingga pelataran stadion Semeru.

Minggu, 16 Desember 2012

LOS Carnival 2012


Lumajang On Stage and Street (LOSS) pada tahun perdananya tak tampak pada gelaran tahun kedua ini. Kata LOSS sudah dikonsep ulang menjadi LOS (Lumajang On Street). Namun, ketika malam gelaran dimulai, sang penggagas, Maria Madjid, mengubahnya menjadi Lumajang On Shine. Entah secara grammar benar atau salah susunannya, tapi sepertinya setelah kata ON seharusnya diikuti oleh kata benda/ kata keterangan, bukan kata sifat/ kerja (maaf, bila analisa kecil ini salah).

Sabtu, 15 Desember 2012

Beragam Seni Budaya di Harjalu 757


Hari Jadi Lumajang (Harjalu) yang ke-757 berlangsung cukup meriah. Berbagai kesenian khas Lumajang ditampilkan di perayaan tahunan ini. Hal inilah yang membuat banyak warga Lumajang berbondong-bondong ke alun-alun demi menyaksikan rangkaian acara tersebut.

Kamis, 13 Desember 2012

Semarak Harjalu 757



Ini adalah video promo yang kami garap untuk memeriahkan Harjalu 757. Alhamdulillah, video ini telah ditayangkan berulang kali oleh Lumajang Vision (stasiun TV lokal). Terima kasih kami ucapkan kepada Lumajang Vision dan pihak-pihak yang telah membantu kami untuk terus mewarnai Lumajang ini.

Sabtu, 08 Desember 2012

My Journey



Ini adalah video kedua kami yang diluncurkan untuk memeriahkan HARJALU 757. Tema yang kami garap ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Kami mencoba untuk menularkan virus Cinta Lumajang pada karya satu ini, terutama tentang spot wisata yang jarang diketahui orang.

Pengambilan gambar pada video ini kami fokuskan di Jembatan Perak (Gladak Perak) karena kami yakin semua orang akan tergila-gila dengan panorama indahnya, terlebih bagi yang suka petualangan.

Saat proses shoot video ini memang tak sebagus project perdana kami (Diary Socializm) dan karya kedua (Kado Untuk Lumajang) yang menggunakan storyboard. Namun, meski hanya menggunakan storyboard sebagian seperti yang disusun, kami percaya bahwa eksekusi akhir yang menentukan. Alhamdulillah...hasilnya tak mengecewakan.

Kami ucapkan terima kasih kepada Bendy Aza atas kerjasama untuk menggarap video ini secara total. Jangan kapok ya jadi artis dadakan kami..hahahahaha. So, cekidot!